Jumat, 30 Juli 2010

Info Himpunan Alumni Santri Asnawiyyah [HASANAH]


Diumumkan bagi segenap Alumni Santri PPTQ Asnawiyyah, bahwa sima'an al-Qur'an lapanan pada bulan Sya'ban kali ini bertempat di rumah Sdri. Luluk (Putri Bapak KH Sholihin, Godong), adapun pelaksanaannya adalah Hari Ahad, tgl 19 Sya'ban 1431 H/01 Agustus 2010. tempat pelaksanaannya di Sukolilo, Kabupaten Pati.
maka dari itu, mengingat tempatnya yang jauh, para ibu-ibu/Sdri diharapkan datang tepat waktu di Pondok pada pukul 06.30 WIB untuk bisa berangkat bersama naik Bus yang telah disediakan. Pengumuman ini sekaligus sebagai undangan para Alumni dan Santri.

ASNAWIYYAH MEMILIH (1)


Seiring berjalannya waktu, masa bakti kepengurusan lama PPTQ Asnawiyyah (1429-1431 H)telah mencapai titik puncaknya, kepemimpinan yang semula berjalan terseok-seok disebabkan sang ketua terpilih Sdri. Siti Maisaroh mengundurkan diri dan boyong karena ada persoalan dalam keluarganya. Kemudian pucuk pimpinan digantikan oleh Sdri. Dewi Purwanti yang semula menjadi wakil kepala naik menjabat Kepala PPTQ Asnawiyyah dengan dibantu jajaran pengurus yang lain.
Sebelum masa kepengurusan Sdri. Dewi Purwanti habis, kepengurusan PPTQ Asnawiyyah membentuk KPU Asna (Komisi Pemilihan Lurah Asnawiyyah) untuk menyelenggarakan proses pemilihan ketua baru, terhitung sejak awal bulan Juli mereka (KPU Asna) yang dipimpin Sdri. Siyam Wahyuni bersama sekretaris Sdri. Ida Nur Jannah beserta TIM menyusun peraturan2 KPU Asna 1431 H, dengan ketentuan Sbb:

UNDANG-UNDANG PEMILIHAN KETUA PPTQ ASNAWIYYAH
PERIODE 1431 H – 1433 H


1. Santri yang berhak dipilih sebagai calon ketua PPTQ Asnawiyyah adalah sebagai berikut:
a. Santri yang Loyal terhadap PPTQ Asnawiyyah.
b. Minimal telah berada di PPTQ Asnawiyyah selama 2 tahun.
c. Belum pernah menjadi ketua PPTQ Asnawiyyah.
d. Pernah menjadi Pengurus PPTQ Asnawiyyah.
e. Belum mengikuti wisuda khataman bil-Ghoib kecuali yang masih
duduk di bangku MA (Madrasah Aliyah).
f. Minimal telah menduduki bangku kelas XI Madrasah Aliyah.
2. Santri yang berhak memilih calon ketua PPTQ Asnawiyyah adalah seluruh santri PPTQ. Asnawiyyah yang masih aktif tanpa terkecuali (baik santri laju maupun menetap).
3. Proses pemilihan ketua PPTQ Asnawiyyah melalui 3 gelombang.
a. Gelombang pertama: pemilihan calon ketua (yang telah ditentukan kelayakannya sesuai syarat No. 1) oleh santri, untuk menentukan 6 orang suara terbesar untuk maju ke gelombang kedua.
b. Gelombang Kedua: pemilihan 6 orang suara terbesar pada gelombang pertama untuk dikerucutkan menjadi 3 orang yang akan disowankan kepada pengasuh.
c. Gelombang ketiga: proses istikhoroh oleh pengasuh untuk menentukan siapa salah satu diantara 3 orang yang terpilih untuk menjadi ketua PPTQ Asnawiyyah masa bakti 1431 H – 1433 H.
4. Masa kepemimpinan ketua terpilih hanya satu periode selama di PPTQ Asnawiyyah yakni periode 1431 H – 1433 H.
5. Hal-hal yang belum diatur akan ditentukan dikemudian hari.

Senin, 21 Juni 2010

Info Himpunan Alumni Santri Asnawiyyah [HASANAH]


Info untuk Alumni PPTQ Asnawiyyah, bahwa acara sima'an al-Quran tiap satu bulan sekali pada bulan ini jatuh pada tgl. 27 Juni 2010 M bertepatan dengan 15 Rajab 1431 H bertempat di Rumah Sdri. Nafi'atun dengan alamat Papan Rejo, Gubug, Grobogan. berkumpul di PPTQ Asnawiyyah jam 07.00 Harap menjadi perhatian.

Minggu, 13 Juni 2010

Keutamaan Bulan Rajab

Diriwayatkan bahwa Nabi SHALLALLAHU ‘ALAIHI WASALLAM telah bersabda: "Ketahuilah bahwa bulan Rajab itu adalah bulan ALLAH, maka barangsipa yang berpuasa satu hari dalam bulan Rajab dengan ikhlas, maka pasti ia mendapat keridhaan yang besar dari ALLAH SUBHANAHU WA TA’AALA.

Barangsiapa yang berpuasa dua hari dalam bulan Rajab mendapat kemuliaan disisi ALLAH SUBHANAHU WA TA’AALA. Barangsiapa berpuasa tiga hari dalam bulan Rajab, maka ALLAH akan menyelamatkannya dari bahaya dunia, siksa akhirat, dari terkena penyakit gila, penyakit putih-putih di kulit badan yang menyebabkan sangat gatal dan diselamatkan dari fitnahnya syaitan dan dajjal. Barangsiapa berpuasa tujuh hari dalam bulan Rajab, maka ditutupkan tujuh pintu neraka Jahanam.

Barangsiapa berpuasa 8 hari dalam bulan Rajab, maka dibukakan 8 pintu syurga baginya. Barangsiapa yang berpuasa 5 hari dalam bulan Rajab, permintaannya akan dikabulkan oleh ALLAH SUBHANAHU WA TA’AALA. Barangsiapa berpuasa 15 hari dalam bulan Rajab, maka ALLAH mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu dan menggantikan kesemua kejahatannya dengan kebaikan dan barang siapa yang menambah (hari-hari puasa) maka ALLAH akan menambahkan pahalanya."

Sabda Rasulullah SHALLALLAHU ‘ALAIHI WASALLAM: "Pada malam Mi'raj, saya melihat sebuah sungai yang airnya lebih manis dari madu, lebih sejuk dari ais dan lebih harum dari minyak wangi, lalu saya bertanya Jibril as : "Wahai Jibril untuk siapakah sungai ini?"Berkata Jibril as: "Ya Muhammad sungai ini adalah untuk orang yang membaca selawat untuk engkau dibulan Rajab."

KEUTAMAAN BULAN RAJAB

Beberapa hadis Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam menunjukkan kelebihan bulan rajab:

1.Hendaklah kamu memuliakan bulan Rajab, niscaya Allah memuliakan kamu dengan seribu kemuliaan di hari Qiamat.

2.Bulan Rajab bulan Allah, bulan Sya'ban bulanku, dan bulan Ramadhan bulan umatku.

3.Kemuliaan Rajab dengan malam Isra' Mi'rajnya, Sya'ban dengan malam nisfunya dan Ramadhan dengan Lailatul-Qadarnya.

4.Puasa sehari dalam bulan Rajab mendapat syurga yang tertinggi (Firdaus).Puasa dua hari dilipatgandakan pahalanya.

5.Puasa 3 hari pada bulan Rajab, dijadikan parit yang panjang yang menghalangnya ke neraka (panjangnya setahun perjalanan).

6.Puasa 7 hari pada bulan Rajab, ditutup daripadanya 7 pintu neraka.

7.Puasa 16 hari pada bulan Rajab akan dapat melihat wajah Allah di dalam syurga, dan menjadi orang yang pertama menziarahi Allah dalam syurga.

8.Kelebihan bulan Rajab dari segala bulan ialah seperti kelebihan Al-Quran keatas semua kalam (perkataan).

9.Puasa sehari dalam bulan Rajab seumpama puasa empat puluh tahun dan iberi
minum air dari syurga.

10.Bulan Rajab Syahrullah (bulan Allah), diampunkan dosa orang-orang yang meminta ampun dan bertaubat kepada-Nya. Puasa dalam bulan Rajab, wajib bagi yang ber puasa itua.Diampunkan dosa-dosanya yang lalu. Dipelihara Allah umurnya yang tinggal.Terlepas daripada dahaga di akhirat.

11.Puasa pada awal Rajab, pertengahannya dan pada akhirnya, seperti puasa sebulan pahalanya.

12.Siapa bersedekah dalam bulan Rajab, seperti bersedekah seribu dinar,dituliskan kepadanya pada setiap helai bulu roma jasadnya seribu kebajikan, diangkat seribu derjat, dihapus seribu kejahatan -

"Dan barang siapa berpuasa pada tgl 27 Rajab/ Isra Mi'raj akan mendapat pahala seperti 5 tahun berpuasa."

- "Barang siapa yang berpuasa dua hari di bulan Rajab akan mendapat kemuliaan di sisi ALLAH SUBHANAHU WA TA’AALA."

"Barang siapa yang berpuasa tiga hari yaitu pada tgl 1, 2, dan 3 Rajab, maka ALLAH akan memberikan pahala seperti 900 tahun berpuasa dan menyelamatkannya dari bahaya dunia, dan siksa akhirat."

- "Barang siapa berpuasa lima hari dalam bulan ini, permintaannya akan dikabulkan."

- "Barang siapa berpuasa tujuh hari dalam bulan ini, maka ditutupkan tujuh pintu neraka Jahanam dan barang siapa berpuasa delapan hari maka akan dibukakan delapan pintu syurga."

- "Barang siapa berpuasa lima belas hari dalam bulan ini, maka ALLAH akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu dan menggantikan kesemua kejahatannya dengan kebaikan, dan barang siapa yang menambah(hari-hari puasa) maka ALLAH akan menambahkan pahalanya."

Sabda Rasulullah SHALLALLAHU ‘ALAIHI WASALLAM lagi : "Pada malam Mi'raj, saya melihat sebuah sungai yang airnya lebih manis dari madu, lebih sejuk dari air batu dan lebih harum dari minyak wangi, lalu saya bertanya pada Jibril a.s.:

"Wahai Jibril untuk siapakah sungai ini ?"

Maka berkata Jibrilb a.s.:

"Ya Muhammad sungai ini adalah untuk orang yang membaca sholawat untuk engkau dibulan Rajab ini".

Dalam sebuah riwayat Tsauban bercerita : "Ketika kami berjalan bersama-sama Rasulullah SHALLALLAHU ‘ALAIHI WASALLAM melalui sebuah kubur, lalu Rasulullah berhenti dan beliau menangis dengan amat sedih, kemudian beliau berdoa kepada ALLAH SUBHANAHU WA TA’AALA.
Lalu saya bertanya kepada beliau:

"Ya Rasulullah mengapakah engkau menangis?"
Lalu beliau bersabda :
"Wahai Tsauban, mereka itu sedang disiksa dalam kuburnya, dan saya berdoa kepada ALLAH, lalu ALLAH meringankan siksa ke atas mereka". Sabda beliau lagi: "Wahai Tsauban, kalaulah sekiranya mereka ini mau berpuasa satu hari dan beribadah satu malam saja di bulan Rajab niscaya mereka tidak akan disiksa di dalam kubur".
Tsauban bertanya:

"Ya Rasulullah, apakah hanya berpuasa satu hari dan beribadah satu malam dalam bulan Rajab sudah dapat mengelakkan dari siksa kubur?" Sabda beliau: "Wahai Tsauban, demi ALLAH Zat yang telah mengutus saya sebagai nabi, tiada seorang muslim lelaki dan perempuan yang berpuasa satu hari dan mengerjakan sholat malam sekali dalam bulan Rajab dengan niat karena ALLAH, kecuali ALLAH mencatatkan baginya seperti berpuasa satu tahun dan mengerjakan sholat malam satu tahun."

Sabda beliau lagi:
"Sesungguhnya Rajab adalah bulan ALLAH, Sya'ban adalah bulan aku dan bulan Ramadhan adalah bulan umatku". "Semua manusia akan berada dalam keadaan lapar pada hari kiamat, kecuali para nabi, keluarga nabi dan orang-orang yang berpuasa pada bulan Rajab, Sya'ban dan bulan Ramadhan. Maka sesungguhnya mereka kenyang, serta tidak akan merasa lapar dan haus bagi mereka."




Satu lagi hadist yang cikup menggetarkan hati, Rasulullah bersabda :

"Apa bila datanghari kiamat berserulah malaikat 'Dimanakah orang orang yang suka menghormati bulan Rajab?' lalu keluarlah sebuah NUR dan malaikat Jibril dan Mikail 'Alaihi salam mengikuti Nur itu, serta merta mengikutlah orang orang yang menghormati bulan Rajab, kemudian mereka melewati Sirthatal Mustaqim secepat kilat yang menyambar. Bersujudlah mereka kepada Allah Subhanahu wa Ta'aala karena bersyukur dapat melewati Sirath dengn selamat, lalu Allah Berfirman : "Wahai orang orang yang suka menghormati bulan rajab, angkatlah kepalamu pada hari ini, kamu telah menunaikan sujud dunia pada bulanku, sekarang berangkatlah menuju tempat tempatmu "

Allah Subhanahu Wa ta'aala.Malaikat Jibril dan Mikail Alaihi Salam memanggil orang orang yang menghormati bulan rajab dengan RAJABIYYUUN...

Sahabat Ku,mengenai riwayat siapa dan dhoif atau tidaknya hadist diatas Wallahu'alam Bishowab..

Yang Paling penting adalah Inna a'maalu Bin Niiyah.., Niat kita berpuasa, berdzikir, juga bersholawat Nabi, semata mata hanya ingin lebih dekat lagi dengan Allah, ingin berbuat amal kebajikan se banyak banyaknya, ingin bisa memasuki surgaNya, ingin mendapat Rahmat dan Ridhonya, kalau saya pribadi ingin sekali menjadi HambaNya dipanggil RAJABIYYUUN, Insya Allah saya akan memakai moment ini untuk lebih dekat dan dekat lagi kepada Allah....

Perkara diterima atau tidaknya amal Ibadah Kita Bukanlah manusia yang menentukan, tapi itu semua adalah Hak Allah semata...

Semoga bermanfaat....

PS : 1 Rajab Jatuhnya hari Senin Tanggal 14 Juni 2010

oleh :Al habib Abu Bakar Alhabsyi

Jumat, 14 Mei 2010

Pekan Haflah PPTQ Asnawiyyah ke-20 dibuka

Perayaan 2 tahunan sekali di PPTQ Asnawiyyah terulang kembali, kalau tidak ada aral melintang pembukaan Pekan Haflah di PPTQ Asnawiyyah ke-20 akan dibuka secara langsung oleh Pengasuh pada hari Sabtu, 15 Mei 2010 pukul 15.30. Seperti yang terlihat mulai sore tadi para santri telah mempersiapkan seremonial acara pembukaan, diantara para santri ada yang membuat dekorasi, mengontak penjual balon udara, mempersiapkan sambutan panitia dan lain sebagainya, mereka terlihat kompak saling bahu membahu untuk menyukseskan acara yang bakal digelar secara meriah ini.
Pembukaan pekan haflah kali ini mengambil tema "Penguatan Jatidiri Pesantren dalam Menghadapi Dekadensi Moral”, dengan memakai model ceramah dialog acara ini akan dipandu oleh bapak Cholilulloh, S.Pd.I, dilanjutkan dengan pelepasan balon udara oleh Pengasuh Pesantren acara dilanjutkan dengan lomba-lomba santri, lomba yang pertama kali ditampilkan menurut sumber informasi adalah gebyar tilawah, acara perlombaan ini berlangsung selama 7 hari dan diakhiri dengan pentas seni santri Asnawiyyah.

Selasa, 04 Mei 2010

PROGRAM KERJA PENGURUS PONDOK PESANTREN TAHFIDZ AL-QUR’AN ASNAWIYYAH

KETUA & WAKIL KETUA
1. Pengontrolan progam kerja.
2. Rapat 1 bulan sekali yaitu:
 Rapat pengurus bidang –bidang pada awal bulan.
 Rapat pengurus bidang dan semi otonom pada saat tertentu (kondisional).
3. Rapat 2 bulan sekali
 Rapat pengurus semi otonom
4. Mengisi agenda pondok (kegiatan pengurus).
5. Pembuatan laporan akhir tahun.
6. Pembentukan & pembubaran panitia.

SEKRETARIS

1. Mencatat data santri baru.
2. Pencatatan keuangan SPP.
3. Mencatat setiap hasil rapat pengurus.
4. Pengaturan sirkulasi surat menyurat (undangan).
5. Membeli peralatan computer, spt: tinta, kertas, dll
6. Melengkapi alat-alat kantor.
7. Pembuatan kotak saran.
8. Pembuatan data santri di kamar.
9. Pembuatan bagan pengurus.
10. Pembuatan kop surat & amplop
11. Membuat Jadwal piket kantor.
12. Mengontrol seragam almamater.
13. Mengurusi KTS&KTKS.
14. Membuat formulir laporan kegiatan pengurus masing- masing bidang
15. Membuat formulir keuangan masing- masing bidang.

BENDAHARA

1. Mengatur sirkulasi keuangan yang berada di pondok , termasuk uang perbidang.
2. Menerima uang SPP.
3. Pembuatan kwitansi Asnawiyyah.
4. Pembuatan laporan keuangan.

PENGURUS BIDANG
BIDANG KEAMANAN & KETERTIBAN

1. Penanganan perizinan.
2. Penanganan tata terib.
3. Revisi Tata tertib.
4. Pembuatan panduan bertatakrama.
5. Penanganan ghosob.
6. Mengontrol Jama’ah
7. Menjaga keamanan pondok :
 pintu gerbang.
 barang- barang yang hilang.
8. Etika santri, spt: busana, perhiasan, dll

BIDANG PENDIDIKAN & UBUDIYYAH
PENDIDIKAN

1. Mengadakan pelatihan MC 4 bahasa, meliputi bahasa Jawa, Indonesia, Arab
& Inggris.
2. Pengadaan kelas.
3. Menentukan jam berangkat sekolah.
4. Waktu dzibaiyah dan waktu khitobah di.pisah.
5. Bisaroh Ustadh.
6. Pengadaan alat2 pendidikan
7. Les Bahasa Inggris.

UBUDIYYAH
1. Pembagian kelas /tingkatan yang terdiri atas.
 Fasholatan untuk santri baru.
 Rhisalatul mahidh.
 Tajwid.
 Tauhid.
2. Mengadakan pembelajaran risalatul qura’ dan hufadh yang terdiri atas.
 Pelajar
 Takhasus dan pelajar.
3. Penanganan sholat dhuha.
4. Mengadakan acara tahlil.
5. Dhiba’/ barzanji untuk yang udzur.
6. Penerapan sunah-sunah.
7. Pembelajaran do’a – do’a.
8. Pembelajaran qori’.

BIDANG KEBERSIHAN
1. Penanganan ro’an.
2. Pemantauan got & septictank.
3. Pemantauan pembuatan jadwal piket roan.
4. Pengadaan alat2 kebersihan spt tempat sampah, sapu, serok, dll.

BIDANG HUMAS & PERLENGKAPAN

1. Melengkapi keperluan pondok.
2. Inventarisasi barang milik pondok meliputi podium, bigron, mix, rebana, dll.
3. Penanganan keluar masuk masuk inventaris pondok.
4. Penanganan acara walimahan, ta’ziyah, pengajian, ‘iyadah al-maridl.
5. Perawatan instalasi listrik.

BIDANG KESEHATAN & KEINDAHAN

1. Penanganan sarana kesehatan / P3K.
2. Tamanisasi & perawatannya.
3. Perawatan kolam ikan.
4. Penanganan orang sakit.


BADAN SEMI OTONOM

KOPERASI
1. Pembenahan administrasi
2. Penertiban laporan keuangan
3. Regenerasi
4. Melengkapi kebutuhan koperasi
5. Pelayanan terhadap konsumen
6. Pemeriksaan barang
IKASAPNA
Ketua
1. Pengontrolan progam kerja
2. Regenerasi
3. Pembentukan pengurus bayangan
4. penyediaan buku besar Unit Kegiatan Santri (UKS) meliputi: Mading, Rebana & Perpustakaan.
5. Pembentukan panitia PHBI / PHB
6. Koordinasi antar Unit Kegiatan Santri (UKS).
Perpustakaan “Bayt el-Hikma”
1. Pendataan buku.
2. Labelisasi dan stempelisasi.
3. Pembuatan Aturan / undang2 perpustakaan.
4. Pembelian buku baru.
5. Perawatan buku seperti menjilid.
6. Pengadaan kotak atau rak buku.
7. Pendataan bagi yang pinjam untuk pengkopian.
8. Penarikan buku2 yang tercecer di luar.
9. Pengadaan buku besar perpus.
10. Regenerasi.
Mading “el-Fata”
1. Regenerasi.
2. Pengadaan buku besar mading el-fata.
3. Penerbitan satu bulan sekali.
4. Penarikan karya dari santri.
5. Perawatan papan mading.
6. Melengkapi kebutuhan Mading el-Fata.
7. Pembentukan forum ASNI (Asnawiyyah Suka Nulis).
Rebana “az-Zahra”
1. Regenerasi
2. Pengadaan buku besar rebana
3. Latihan rebana rutin
4. Mengundang pelatih
5. Audisi voc
6. Perawatan rebana.
7. Penentuan Aliran rebana
8. Seragamisasi